Tampilkan postingan dengan label KUE KUKUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUE KUKUS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Januari 2007

KUE BANTAL PISANG















Kue Bantal Pisang merupakan kue tradisional nusantara khas dari daerah Bali.

BAHAN :
10 buah pisang raja matang
500 gr ketan
1/2 butir kelapa setengah muda, parut memanjang
1/2 sdm garam
200 gr gula pasir
janur
tali plastik

CARA MEMBUAT :
1. Kukus ketan sampai matang. Angkat, campur ketan yang sudah dikukus dengan kelapa parut, garam, gula, aduk rata. Potong pisang kira-kira 3 cm.
2. Buatlah lilitan janur seperti membuat lepet panjang 4 cm, masukkan sedikit adonan ketan ke dalam lilitan janur dan isi pisang, tambahkan adonan kembali dan dipampatkan, lilit dengan tali sehingga tidak mudah terbuka.
3. Kukus hingga matang, angkat dan tiriskan.
4. Kue bantal pisang siap disajikan.

Untuk 60 buah.

Rabu, 24 Januari 2007

MOCI KEDELAI















Kue Moci merupakan kue yang populer di negara Asia Timur seperti China, Jepang dan Taiwan dengan beragam variasinya. Kue Moci di bumi Nusantara banyak diproduksi di Sukabumi, Jawa Barat.

BAHAN :
250 gr beras ketan
1/4 sdt garam
Daun pisang untuk alas

LAPISAN :
50 gr kedelai, sangrai, dinginkan
50 gr gula halus
1/4 sdt garam halus

ISI :
250 gr kacang merah yang telah direbus/dalam kaleng
50 cc air
100 gr gula pasir
1/8 sdt vanili bubuk
1 lembar daun pandan
2 sdm minyak goreng

CARA MEMBUAT :
1. UNTUK ISI : haluskan kacang merah, masak bersama bahan lainnya kecuali minyak goreng sampai kalis. Lalu tambahkan minyak goreng, aduk rata, angkat.
2. Rendam beras ketan kurang lebih selama 2 jam, sisihkan.
3. UNTUK LAPISAN : sangrai kedelai sampai kecoklatan, lalu dinginkan. Tumbuk halus kedelai, campur dengan gula halus dan garam halus, aduk rata, sisihkan.
4. Panaskan panci pengukus, alasi dengan kain bersih. Kukus beras ketan, sesekali panci dibuka dan diperciki air matang. kukus sampai matang kurang lebih
selama 45 menit, angkat.
4. Tumbuk ketan sampai halus, ambil sesendok ketan dan isi dengan sesendok teh isian, bulatkan.
5. Gulingkan ketan yang telah dibentuk ke dalam lapisan, ratakan. Sajikan.

Untuk 11 buah.

KATRISOLO














Dari namanya, kue tradisional nusantara ini sebenarnya bukan berasal dari kota Solo, melainkan dari Indonesia Bagian Timur. Kue katrisolo merupakan salah satu jajanan kue tradisional yang menggunakan bahan gula merah untuk memberikan rasa manis pada kuenya.

BAHAN 1 :
250 gr beras ketan, cuci bersih
100 cc santan kental
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan

BAHAN 2 :
2 lembar daun pandan
6 butir telur, kocok lepas
400 cc santan kental
350 gr gula merah, sisir halus
40 gr tepung maizena
100 gr tepung terigu
Untuk Taburan : tepung beras secukupnya

CARA MEMBUAT :
1. Adonan 1 : Kukus beras ketan selama 20 menit sampai setengah matang, angkat.
2. Masak santan, garam, dan daun pandan sampai mendidih, aduk rata, angkat.
3. Taruh ketan setengah matang dalam wadah, tuangkan santan matang, lalu aduk sampai tercampur rata.
4. Kukus lagi ketan selama 20 menit sampai matang, angkat.
5. Siapkan loyang ukuran 16 cm yang telah dialas plastik sampai bibir loyang. Tuangkan ketan dalam loyang lalu padatkan, taburi dengan
tepung beras di permukaannya, sisihkan.
6. Adonan 2 : Didihkan santan dan daun pandan, angkat, dinginkan.
7. Campur tepung maizena, tepung terigu, dan gula merah. Tambahkan sedikit demi sedikit santan dan telur, aduk sampai tercampur rata dan
tidak bergerindil.
8. Tuangkan Adonan 2 di atas ketan, lalu kukus sampai matang. Angkat.

Untuk 12 potong

KUE CARANG GESING














Kue tradisional khas Yogyakarta. Bahan dan cara membuatnya sangat sederhana.

Bahan :
8 bh pisang raja, kupas potong bulat
250 ml santan
2 btr telur
100 gr gula pasir
2 lbr daun pandan, potong-potong
1/2 sdt garam
daun pisang untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur dan gula hingga gula larut. Tambahkan garam dan santan, aduk rata lalu saring.
2. Ambil selembar daun pisang, beri sepotong daun pandan, potongan pisang, dan adonan santan. Bungkus seperti membungkus gado-gado (tum).
3. Kukus sampai matang +/- 20 menit.

Untuk 15 bungkus

Senin, 22 Januari 2007

KUE LAPIS BERAS















Sesuai namanya, kue lapis beras ini dibuat dengan bahan utama dari tepung beras. Warna dan jumlah warna untuk lapisan kuenya tergantung selera masing-masing pembuatnya, bisa diberi warna merah, merah muda, hijau, coklat atau warna lainnya.

BAHAN :
1600 ml santan dari 2 butir kelapa
4 lembar daun pandan
1/2 sendok teh garam
450 gram tepung beras
150 gram tepung kanji
500 gram gula pasir
pewarna merah muda untuk makanan

CARA MEMBUAT :
1. Didihkan santan, daun pandan, dan garam sambil diaduk. Angkat lalu saring.
2. Campurkan tepung beras, kanji, dan gula pasir. Tuang santan hangat sedikit-sedikit
sambil diuleni. Diamkan adonan 30 menit.
3. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Satu bagian ditambahkan warna merah muda dan sisanya
dibiarkan putih.
4. Panaskan loyang 22x22cm dengan minyak goreng dan alasi plastik. Tuang dua sendok sayur adonan putih. Kukus selama 5 menit, lapisi dengan satu sendok sayur adonan merah muda, kukus lagi 5 menit.
5. Lakukan hal ini sampai adonan habis dan terakhir kukus lagi 45 menit.

Minggu, 21 Januari 2007

BOLU KUKUS PELANGI














Kue bolu merupakan salah satu kue tradisional Indonesia dengan sentuhan Barat yang tergolong paling popular dan banyak kreasinya. Salah satu kreasi kue bolu adalah bolu kukus pelangi. Sesuai namanya, bolu kukus pelangi dengan warna-warna yang menarik pasti memikat semua orang untuk mencicipinya, terutama anak-anak.

Menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang tinggal beberapa hari lagi, bolu kukus pelangi bisa dijadikan sebagai salah satu suguhan alternatif kepada para kerabat dan tamu yang datang atau sekadar lebih memeriahkan suasana.

BAHAN :
200 gr tepung terigu
150 gr gula pasir
500 cc santan kental
4 butir telur ayam
1/2 sdt cake emulsifier
2 lembar daun pandan
Pewarna makanan merah, kuning, dan hijau

CARA MEMBUAT :
1. Panaskan santan dengan api kecil sampai mendidih dan agak keluar minyaknya, takar hingga 200 cc.
2. Kocok telur, gula pasir, dan cake emulsifier sampai lembut. Masukkan tepung terigu, lalu aduk rata. Tambahkan dengan santan kental dan aduk kembali.
3. Bagi adonan menjadi 3, tiap adonan tambahkan pewarna makanan warna kuning, merah, dan hijau, aduk rata.
4. Siapkan loyang bulat berdiameter 16 cm, alasi dengan kertas roti.
5. Tuangkan satu sendok sayur adonan merah, kuning, dan hijau bergantian sampai penuh pada loyang.
6. Panaskan panci pengukus, kukus hingga matang, angkat dan dinginkan.
7. Potong menurut selera, sajikan.

Untuk 16 potong.

Foto : NOVA

NB : Sendok sayur seukuran sendok yang biasa dipakai untuk mengambil kuah/sup.

KUE LUMPANG













Kue ini dinamakan kue lumpang karena bentuknya yang menyerupai lumpang atau lesung, yakni wadah berbentuk bejana yang terbuat dari kayu atau batu yang dipakai untuk menumbuk padi, kopi, ataupun bahan olahan lainnya.

Kue lumpang merupakan kue tradisional Indonesia dengan tampilan kue yang mengkilap. Tekstur kuenya legit dan kenyal dengan ciri khas cekungan di bagian tengah. Kue lumpang semakin enak dinikmati dengan tambahan parutan kelapa. Cocok untuk suguhan acara arisan dan acara keluarga lainnya.

 BAHAN : 125 gram tepung beras
100 gram gula pasir
100 ml santan
1 sdm air kapur sirih
1/2 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan
Pewarna makanan hijau muda secukupnya
Mangkuk kecil sebagai cetakan kue lumpang (lebih bagus jika terbuat dari keramik)

PARUTAN/URAP KELAPA :
100 gram kelapa parut kasar
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung beras, gula dan garam. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil mengaduk dan menguleni adonan hingga larut dan tercampur rata dan halus.
2. Tambahkan kapur sirih, aduk rata. Kemudian tambahkan pasta pandan, aduk hingga tercampur rata kembali. Tambahkan pewarna makanan hijau jika warna adonan masih pucat.
3. Didihkan air dalam panci kukus di atas api sedang. Tuang adonan pada cetakan yang sudah dioles minyak goreng sampai hampir penuh.
4. Kukus selama kurang lebih 45 menit hingga kue matang yang ditandai dengan munculnya cekungan di bagian tengah kue. Angkat kue dan keluarkan dari cetakan.
5. Untuk parutan/urap kelapa : Campur bahan menjadi satu hingga rata, kukus sebentar kurang lebih 5 menit agar lebih tahan lama. Dinginkan pada suhu ruangan.
6. Hidangkan kue lumpang dengan taburan parutan kelapa di atas atau di seluruh bagian kue.

Sabtu, 20 Januari 2007

KUE LUPIS KETAN















Kue lupis ketan banyak dijumpai dijual di warung-warung yang menjual makanan dan kue sarapan serta pasar-pasar tradisional. Kue lupis ketan disajikan dengan taburan parutan kelapa dan diberi sirup gula merah.

BAHAN :
1 kg ketan putih
1 sdm kapur sirih
Daun pisang untuk membungkus, masing-masing selebar 8 cm

CARA MEMBUAT :
1. Percikkan ketan dengan air kapur sirih, aduk rata.
2. Daun pisang dirangkap dua, dibentuk kerucut, isi dengan ketan kurang lebih 3 sdm, pipihkan dan lipat sisa daun kebawah, sisipkan kedua sisinya hingga membentuk segi tiga, semat dengan lidi.
3. Semat sebelahnya agar bungkusan tidak terbuka ketika direbus.
4. Rebus selama 2-3 jam,tiriskan dan dinginkan.
5. Hidangkan dengan urap kelapa dan sirup gula merah.

CARA MEMBUAT URAP KELAPA :
1. 1/2 btr kelapa agak muda,parut kasar searah serat dan 1/4 sdt garam, kukus selama kurang lebih 5 menit agar tak mudah basi.

Untuk membuat sirup gula merah : 300 gr gula merah, 3 sdm gula pasir, 125 cc air, semuanya direbus hingga kental lalu saring.

Jumat, 19 Januari 2007

KUE LELEMUH














Satu lagi kue tradisional nusantara yang berasal dari Pulau Dewata, Bali.

BAHAN :
500 gr tepung beras (baru digiling)
250 ml air
250 gr gula merah, cairkan dengan 50 ml air
1/2 sdm garam
200 gr parutan kelapa muda
2 sdm air kapur sirih
Daun pisang

CARA MEMBUAT :
1. Kepal-kepal tepung beras, lalu kukus hingga matang, angkat, tambahkan air sedikit demi sedikit dan garam, uleni hingga lembek, tambahkan air kapur sirih.
2. Potong-potong daun pisang kita-kira lebar 10 cm, ambil adonan 1,5 sdm lalu tutup. Pipihkan hingga tipis 2 mm.
3. Panaskan kukusan, kukus adonan yang dipipihkan tadi hingga matang. Angkat, dinginkan.
4. Sajikan dengan dibuka daunnya, potong menjadi empat bagian, taburi parutan kelapa dan gula merah cari.

Untuk 50 buah


ONGOL-ONGOL















Di pesisir Timur Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia, kue ongol-ongol ini lebih dikenal dengan nama kue kosui, yang menunjukkan adanya interaksi budaya yang erat antara kedua bangsa serumpun.

BAHAN :
125 g tepung sagu aren kering
375 ml air
150 g gula Jawa, sisir
2 lembar daun pandan, potong-potong,
150 g kelapa agak muda, kupas, parut memanjang, tambah garam secukupnya (boleh dikukus)

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung sagu dengan 150 ml air, aduk rata. Sisihkan.
2. Masak sisa air bersama bersama gula dan daun pandan hingga mendidih dan gula larut. Angkat dan saring.
3. Campur dengan larutan tepung sagu. Aduk rata.
4. Masak di atas api kecil hingga mendidih dan kental. Angkat.
5. Tuangkan ke dalam loyang segi empat, ratakan. Dinginkan.
6. Potong-potong 3x5x1 cm.
7. Gulingkan dalam kelapa parut hingga terbalut rata. Kue ongol-ongol siap untuk disajikan

Untuk 16 potong

Selasa, 16 Januari 2007

KUE KETAN KINCA














Sajian kue tradisional ini berasal dari kota Surabaya.

BAHAN :
500 gr beras ketan
200 ml air
1 sdt garam
2 lembar daun pandan
1 butir kelapa muda, kupas kulit, parut panjang

BAHAN KINCA :
500 gr gula merah
1 sdt garam
2 lbr daun pandan
100 ml air

BAHAN TABURAN :
500 gr kelapa muda, kupas kulit, parut panjang, kukus

CARA MEMBUAT :
1. Cuci beras ketan hingga bersih, kukus hingga setengah matang, angkat, pindahkan ke dalam panci. Tambahkan air garam dan daun pandan, jerangkan panci di atas api, masak hingga air terhisap beras. Kukus ketan bersama kelapa parut hingga ketan matang.
2. Tumbuk ketan selagi panas, masukkan ketan ke dalam wadah. Tekan-tekan hingga padat, keluarkan dari loyang, potong-potong.
3. Jerangkan semua bahan kinca hingga kental.
4. Siapkan piring, letakkan potongan ketan di atas piring, taburkan kelapa parut di atasnya, tuangi kinca.

Untuk 4 porsi.

Minggu, 14 Januari 2007

LEMET SINGKONG














Bahan dan cara membuat lemet singkong ini sederhana sekali.

BAHAN :
1 kg singkong parut
1/2 kg gula merah
1 butir kelapa agak muda, diparut
3 lembar daun pandan dipotong kecil
daun pisang untuk membungkus

CARA MEMBUAT :
1. Kupas singkong kemudian cuci bersih, parut dan buang seratnya.
2. Iris tipis-tipis gula merah, campur dengan singkong halus dan parutan kelapa.
3. Ambil 2 sdm singkong, bungkus dengan daun pisang bentuk lonjong panjang dan beri potongan daun pandan.
4. Kukus lemet singkong selama 25 menit. Sajikan selagi hangat.

Untuk 15 buah

Kamis, 11 Januari 2007

KUE LAPIS KETAN SARIKAYA


















Di Sumatera, kue ini dikenal juga dengan nama Kue Seri Muka. Kue lapis ketan sarikaya atau ditulis juga kue lapis ketan srikaya, merupakan kue nusantara yang sudah dikenal luas masyarakat Indonesia. Kue lapis ketan sarikaya tampil dengan warna hijau pandan di lapisan atas dan warna putih ketan di lapisan bawahnya merupakan paduan warna yang indah yang sangat memikat orang untuk mencicipinya.

BAHAN KETAN :
250 gr ketan putih, cuci, tiriskan
1 lembar daun pandan, potong-potong
300 ml santan
1/2 sdt garam
1 sdm gula pasir

BAHAN LAPISAN SARIKAYA :
6 butir telur ayam
2 sdm air daun pandan suji
150 g gula pasir
50 g tepung beras
300 ml santan

CARA MEMBUAT :
UNTUK BAHAN KETAN :
1. Kukus ketan bersama daun pandan dalam kukusan panas hingga setengah matang. Angkat.
2. Campur santan dengan garam dan gula, tuang ke dalam ketan panas, aduk-aduk hingga rata.
3. Kukus kembali hingga matang. Angkat.
4. Saat masih panas, ratakan dalam loyang.

UNTUK LAPISAN SARIKAYA :
1. Kocok telur bersama daun suji, gula dan tepung beras hingga rata.
2. Tambahkan santan, aduk rata, tuang ke dalam loyang yang berisi ketan.
3. Kukus dalam kukusan panas selama 30 menit. Angkat dan dinginkan.
4. Potong-potong, kue ketan lapis sarikaya siap disajikan.

Untuk 16 potong

Rabu, 10 Januari 2007

KUE TALAM UBI JALAR














Kue talam ubi jalar ini terdiri dari dua lapisan yakni lapisan bawah yang berwarna kuning yang berasal dari warna ubi jalar dan lapisan atas yang berwarna putih yang berasal dari campuran tepung beras, kanji dan santan.

BAHAN LAPISAN BAWAH :
300 gr ubi jalar, lebih bagus jika yang warnanya kuning kemerah-merahan
60 gr tepung kanji
50 gr tepung beras
125 gr gula pasir
250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 sdt agar-agar bubuk
1/2 sdt garam halus

BAHAN LAPISAN ATAS :
2 sdm tepung beras
25 gr tepung kanji
150 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
25 ml (+/-5 sdm) air panas
1/2 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
UNTUK LAPISAN ATAS :
1. Kupas ubi jalar, kukus sampai matang, haluskan selagi panas. Campur ubi halus dengan tepung beras, tepung kanji, santan, agar-agar, gula pasir, dan garam sampai lembut lalu saring dan sisihkan.
2. Siapkan cetakan kue talam (cucing) yang sudah diolesi minyak goreng. Tuangkan adonan ubi ke dalam cetakan cucing sampai setinggi 3/4 cetakan. Kukus selama 10 menit atau sampai adonan mengeras.

UNTUK LAPISAN BAWAH :
3. Campurkan tepung beras, tepung kanji, dan garam, kemudian diaduk rata. Tuang air panas dan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai campuran merata. Saring.
4. Tuang adonan tersebut ke atas lapisan bawah sebelumnya hingga cetakan penuh. Kukus kembali 20 menit atau sampai kue matang. Angkat, dinginkan. Kue talam ubi siap untuk disajikan.

Untuk 20 buah.

KUE APEM KUKUS



















Kue apem merupakan salah satu kue tradisional Indonesia. Di Malaysia juga dapat ditemukan kue dengan nama yang hampir sama yakni "kuih apam" tetapi berbeda dalam bahan dan cara membuatnya.

Kue apem menggunakan tape singkong, santan dan air kelapa, sedangkan "kuih apam" sama sekali tidak mempergunakan bahan-bahan ini. Bentuk kuenya juga berbeda. "Kuih apam" lebih mirip dengan kue mangkok yang tidak mekar.

Kue apem kukus ini merupakan salah satu variasi dari berbagai macam Kue Apem yang dikenal.

Resep kue apem kukus sebagai berikut :

BAHAN :
150 gr tape singkong yang manis, buang seratnya
150 gr gula merah, sisir halus
200 cc air kelapa
225 cc santan kental
250 gr tepung beras
2 lembar daun pandan, diikat

CARA MEMBUAT :
1. Tape singkong diremas-remas sampai halus.
2. Campur gula merah dengan tape yang telah dihaluskan dan air kelapa, aduk rata sampai halus, lalu saring.
3. Siapkan tepung beras dalam wadah, tuangi dengan air tape sedikit demi sedikit sampai kalis sambil ditepuk-tepuk kurang lebih
selama 20 menit. Tambahkan dengan santan dan diamkan selama 12 jam pada suhu yang hangat.
4. Panaskan panci pengukus. Siapkan loyang berukuran 18 x 18 cm, olesi dengan minyak goreng. Tuangkan adonan dalam loyang dan kukus
sampai matang, angkat, dinginkan.
5. Potong kue sesuai selera.

Untuk 15 potong

Selasa, 09 Januari 2007

GETUK LINDRI















Getuk lindri adalah kue tradisional nusantara yang mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, dengan bahan utama dari singkong.

Getuk lindri merupakan salah satu variasi dari getuk dengan ciri khas singkong yang sudah matang digiling halus kemudian dicampur dengan cairan gula pasir dan dibubuhi pewarna makanan. Bentuknya menyerupai mi tebal yang digulung menyatu.

BAHAN :
1 kg singkong, kupas
200 gr gula pasir
1/2 sdt vanili
100 ml air
Pewarna makanan sesuai selera, secukupnya

BAHAN URAP KELAPA :
1/3 butir kelapa diparut kasar
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Masak gula, air, dan vanili sampai mendidih dan mengental. Angkat, dinginkan, dan sisihkan.
2. Kukus singkong sampai matang dan lunak, tumbuk selagi panas sambil dituangi cairan gula dan pewarna makanan sampai halus dan tercampur merata.
3. Siapkan alat untuk menggiling mi, tuang adonan ke dalamnya dan giling. Potong dengan ukuran panjang 5 cm atau sesuai selera kemudian digulung menyatu. 4. Susun di atas piring saji, taburi dengan urap kelapa di atasnya, sajikan.

Untuk membuat urap kelapa : Campur kelapa parut dan garam, kukus kurang lebih 5 menit supaya lebih tahan lama.

Senin, 08 Januari 2007

KUE PISANG HIJAU














Kue pisang hijau sebenarnya merupakan perpaduan antara kue dan es dalam penyajiannya, karenanya popular juga dikenal dengan nama es pisang hijau atau es pisang ijo. Kue pisang hijau ini merupakan makanan khas dari daerah Sulawesi Selatan, terutama di kota Makassar.

Beberapa tahun belakangan, es pisang hijau menjadi sangat popular dan banyak disukai karena rasa pisangnya yang legit dan esnya yang segar sehingga menjadi peluang usaha kuliner baru yang tumbuh subur di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Memasuki bulan suci Ramadhan 1433 H yang tinggal beberapa hari lagi, kue pisang hijau ini bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif hidangan ringan pembuka puasa nanti. Puasa selain untuk memenuhi kewajiban agama, seringkali membawa makna tersendiri bagi kebersamaan keluarga. Bisa berkumpul bersama keluarga di saat berbuka puasa pasti membawa kesan mendalam, apalagi ditemani es pisang hijau yang segar ini hasil karya sendiri.

BAHAN PISANG HIJAU :
175 gr tepung beras, ayak
50 gr tepung sagu
1/2 sdt garam
100 ml air daun suji
6 buah pisang raja matang
300 ml air
1/2 tetes pewarna hijau

BAHAN BUBUR/SAUS :
800 ml santan dari 1 butir kelapa parut
50 gr tepung beras
75 gr gula pasir
1 lembar daun pandan, simpulkan 1/4 sdt garam

BAHAN PELENGKAP :
Es Serut secukupnya
100 ml sirup cocopandan, siap pakai (bisa menggunakan sirup rasa lain, tergantung selera)
100 ml susu kental manis

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan tepung beras, garam, air, air daun suji, dan pewarna hijau, aduk rata. Masak di atas api kecil hingga mendidih sambil aduk-aduk agar adonan tidak berbutir. Angkat.
2. Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil aduk-aduk hingga kalis. Bagi adonan menjadi 6 bagian. Bulatkan dan tipiskan hingga 1/2 cm.
3. Balut setiap pisang dengan adonan tepung beras hingga semua bagian tertutup rata.
4. Rebus pisang dalam air mendidih hingga mengapung dan adonan matang. Angkat. Tiriskan. Sisihkan.
5. Untuk Bubur : Campurkan santan, tepung terigu, gula pasir, daun pandan dan garam, aduk rata. Masak di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat.
6. Untuk Penyajian : Potong-potong pisang hijau. Letakkan di atas piring saji. Tuangkan bubur. Tambahkan es serut, sirup, dan susu kental manis.
7. Es pisang hijau siap disajikan dan dinikmati.

Untuk 6 porsi.

Foto : Griyawisata

Minggu, 07 Januari 2007

SENTILING SINGKONG














Sepintas, sentiling ini bentuknya mirip sekali dengan cenil. Perbedaannya terletak di bahannya, jika cenil bahan utamanya menggunakan tepung kanji/tapioka yang berasal dari singkong, sementara sentiling bahan utamanya adalah parutan singkong.

Bahan untuk membuat sentiling singkong ini sangat sederhana dengan bahan utama singkong dan kelapa yang cukup mudah ditemukan. Cara membuat sentiling ini juga sangat mudah, cepat dan praktis. Sentiling yang dibuat berwarna-warni, umumnya berwarna merah, kuning dan hijau, telah menjadi daya tarik yang menggoda kita untuk mencicipinya.

BAHAN :
500 gr singkong, dikupas kemudian diparut
200 gr gula pasir
Garam secukupnya
Pewarna makanan berwarna merah, kuning, dan hijau
1 buah kelapa muda, parut, bubuhi garam secukupnya kemudian dikukus

CARA MEMBUAT :
1. Bubuhi parutan singkong dengan garam dan gula, kemudian adonan dibagi menjadi 3 bagian.
2. Beri pewarna makanan merah, kuning, dan hijau pada masing-masing bagian adonan tersebut.
3. Sediakan 3 loyang, alasi dengan daun pisang, kemudian masukkan masing-masing adonan yang sudah berwarna merah, kuning dan hijau ke dalam 3 loyang yang sudah tersedia.
4. Kukus adonan lebih kurang 30 menit sampai matang. Angkat dan dinginkan.
5. Keluarkan sentiling dari loyang dan potong berbentuk dadu atau kotak kecil.
6. Gulingkan sentiling pada parutan kelapa muda secara merata, kemudian hidangkan.

BOLU KUKUS














Kue bolu kukus merupakan salah satu kue nusantara yang sangat popular dan mudah ditemui. Bentuknya yang menyerupai bunga yang sedang mekar dan merekah indah merupakan salah satu daya tarik kue bolu kukus ini, selain rasanya yang manis dan tekstur kue yang lembut di lidah. Kue bolu kukus ini bentuknya menyerupai kue mangkok.

Tantangan yang terutama dihadapi dalam pembuatan kue bolu kukus ini adalah apakah bolu kukusnya bisa mekar merekah atau tidak gundul, teksturnya tidak terasa keras serta tidak bantat.

BAHAN :
300 gram tepung terigu
250 gram gula pasir
5 butir kuning telur ayam
4 putih telur ayam
1/2 sdt soda kue
175 cc air soda tanpa rasa (bisa memakai Sprite atau 7Up)
1/2 sdt vanila
1 sdm coklat bubuk
1/4 sdt pewarna coklat/pasta coklat
Paper cup/kertas minyak/kertas roti untuk alas cetakan

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur, gula dan vanila sampai kental dan mengembang, lalu masukkan bergantian, 1/2 bagian tepung, 1/2 bagian air soda, begitu seterusnya sampai adonan habis, aduk rata.
2. Ambil 5 sdm adonan, tambahkan pewarna coklat dan coklat bubuk, aduk rata, sisihkan.
3. Siapkan dan beri alas kurang lebih 20 cetakan bolu kukus dengan paper cup/kertas roti, lalu masukkan ke dalam panci kukus yang airnya sedang mendidih.
4. Tuang adonan ke dalam cetakan sampai hampir penuh lalu tambahkan 1-2 sdt adonan yang diberi pewarna coklat dan coklat bubuk. Lakukan sampai adonan habis.
5. Tutup panci kukusan, kukus dengan api besar +/- 20 menit atau sampai kue matang dan merekah di bagian atasnya. Angkat, dinginkan. Bolu kukus siap untuk disajikan.

Untuk 20 buah.

Kamis, 04 Januari 2007

KUE KU (KUE KURA-KURA)














Kue Ku adalah nama kue tradisional yang sebenarnya berasal dari negeri Tiongkok, namun sudah popular di bumi Nusantara, karena sering tampil sebagai pendamping tumpeng. "Ku", adalah kata dalam bahasa China dialek Hokkian, jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya adalah Kura-Kura. Jadi Kue Ku sebenarnya adalah Kue Kura-Kura, karena bentuknya yang menyerupai kura-kura. Kue Ku telah ikut memperkaya khazanah kue nusantara.

BAHAN ISI :
200 gr kacang hijau kupas, rendam 2 jam
125 gr gula pasir
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1/2 sdt garam halus
1/4 sdt vanili
3 sdm minyak goreng
2 lembar daun pandan, dipotong-potong

BAHAN ADONAN UNTUK KULIT KUE KU :
300 gr tepung ketan
300 ml santan mendidih dan kental dari 1 butir kelapa
75 gr gula pasir
1 sdt pewarna merah cair
Daun pisang secukupnya
Minyak goreng secukupnya untuk mengolesi daun pisang sebagai alas

CARA MEMBUAT :
1. UNTUK BAHAN ISI : Kukus kacang hijau sampai empuk dan matang, haluskan. Campur kacang hijau halus, gula pasir, santan, vanili, garam, dan daun pandan, masak dengan api kecil sambil diaduk sampai terbentuk adonan yang kalis dan dapat dibentuk. Angkat dan dinginkan.
2. UNTUK BAHAN KULIT : Campur tepung ketan dengan gula pasir. Tambahkan santan panas sedikit semi sedikit sambil diuleni sampai tidak melekat di tangan dan dapat dibentuk. Beri pewarna merah, uleni lagi sampai rata.
3. Ambil 1 sdm adonan kulit, bentuk bulat dan pipihkan. Beri isi dengan 1/2 sdm bahan isi kacang hijau. Rapatkan, kemudian letakkan ke dalam cetakan kue ku yang telah ditaburi sedikit tepung ketan, sambil ditekan-tekan.
4. Ketuk dan keluarkan kue dari cetakan. Letakkan di atas selembar daun pisang yang sudah dipotong sesuai bentuk kue dan diolesi sedikit minyak goreng. Lakukan seterusnya sampai adonan habis.
5. Kukus adonan selama lebih kurang 20 menit dengan api sedang sampai kue matang.
6. Angkat, kemudian olesi permukaan kue dengan minyak goreng. Dinginkan. Kue Ku siap untuk disajikan.

Untuk +/- 15 buah